Home » 2017 » April » 06

Daily Archives: April 6, 2017

 

Visitors

April 2017
M T W T F S S
« Mar   May »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Archives



Mau lulus dengan baik? SKS dan waktu harus diperhitungkan yah!

Hai Pribadi Raharja!

Kuliah itu sudah menjadi kewajiban kita selama menempuh pendidikan. Entah itu D3, D4, S1, S2, maupun S3. Namun, bagaimana caranya supaya kita bisa lulus dengan tepat waktu yah???

Perhitungan untuk lulus dengan baik yaitu dengan memperhitungkan waktu belajar loh. Bagaimana yah supaya bisa memperhitungkan waktu belajarnya? Yuk simak dibawah ini..

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 [1] tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, bahwa pada Pasal 1 mengenai Ketentuan Umum yang terdapat didalam butir ke 13. Satuan Kredit Semester, yang selanjutnya disingkat sks, adalah takaran waktu kegiatan belajar yang di bebankan pada mahasiswa per minggu per semester dalam proses pembelajaran melalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kurikuler di suatu program studi.

Sebagaimana yang terangkum dalam Permendikbud tersebut, bahwa pada Pasal 15 bahwa beban mahasiswa dinyatakan dalam besaran SKS. Dimana 1 SKS setara dengan 160 menit. Minimal bobot dalam mata kuliah itu terdiri dari 1 SKS, yang mana setiap semester satuan waktu kegiatan pembelajaran yang efektif selama 16 minggu.

Untuk lebih rinci bisa dilihat pada Permendikbud berikut:

Nah, sebelum masuk ke asumsi dan perhitungan ketepatan dalam mengambil jumlah sks, mari kita cermati dulu slide yang ada dibawah ini.

Oke sedikit pembahasan diatas itu hanya sekedar pemahaman awal mengenai perhitungan SKS.

1. Pada Pasal 17 menyatakan bahwa:

Beban normal belajar mahasiswa adalah 8 (delapan) jam per hari atau 48 (empat puluh delapan) jam per minggu setara dengan 18 (delapan belas) sks per semester.

Yang mana artinya, 48jam dibagi 18sks = 160 Menit dimana terdiri dari 50 menit tatap muka, 50 menit penugasan, dan 60 menit belajar mandiri. Hal ini juga tercatat dalam Pasal 16 ayat 1.

2. Tak hanya itu, dalam Pasal 16 ayat 3 juga menyatakan untuk Praktikum, beban normal mahasiswa yaitu 1 SKS = 160 menit/minggu/semester.

3. Sebagaimana tercatat pada Pasal 15 ayat 4. Bahwa pertemuan semester dilakukan yaitu sebanyak 16 pertemuan.

4. Sehingga agar mahasiswa dapat menyelesaikan Tugas Akhir/Skripsi yang dibebankan hanya 6 SKS/Semester, maka mahasiswa wajib memaksimalkan waktu sebanyak:

1 SKS = 2 Jam 40 menit

6 SKS = 160 menit x 6 sks

960 menit / 60 

16 jam / minggu

TA/Skripsi = 16 jam/minggu x 16 pertemuan.

256 jam / semester

Dari perhitungan diatas, diketahui normalnya mahasiswa untuk bisa menyelesaikan penelitian Skripsi/Tugas Akhir yang memeiliki bobot sebanyak 6 SKS dengan baik yaitu selama 16 Jam/Minggu untuk kontribusi dan belajar mandiri. Untuk maksimal mahasiswa dapat dikatakan LULUS dalam berkontribusi pada Skripsi/Tugas Akhir, minimal waktu yang harus dihabiskan yaitu sebanyak 16 jam/minggu x 16 Pertemuan = 256 Jam/Semester

Kesimpulannya:

Jika mahasiswa telah menghabiskan waktu selama 160jam untuk berhadapan dengan tugas penelitian/dan berkontribusi dengan baik selama satu semester. Maka harga waktu itu dapat membuat Dosen menyatakan bahwa mahasiswa layak untuk LULUS.

Nah, gimana? Sudah seberapa banyak waktu yang telah dihabiskan dalam seminggu ini untuk menyelesaikan Skripsi/Tugas Akhir?