Home » Mixed » Gamification in iLearning

 

Visitors

March 2015
M T W T F S S
« Feb   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives



Gamification in iLearning

Hello Gamification lovers,
Kita chat yuk disini tentang gamification,
bacaannya ada disini

Kita bisa chat yah misalnya baca dihalaman berapa dan pendapatnya apa.
Lalu didiskusikan.

Menarik bahwa saya dan YuKaiChou share the same experience and share the same dreams.
Sudah saya katakan sejak 5 tahun yang lalu, bahwa “Saya ingin mendirikan sebuah pembelajaran yang menarik, dimana peserta di kampus akan merasakan bukan sedang belajar, tapi sedang bermain.”

Nah sampai disaat ini saya bisa chat dengan YuKaiChou dengan visi yang lebih mendunia, untuk membuat sebuah hal didunia ini seperti game, dengan concept Gamification”
Serasa dari sejak dulu kita berdua memiliki concept yang sama, tapi baru kali ini bertemu.

Bagaimana kelanjutannya? Dari sharing email YuKaiChou menjelaskan tentang buku terbitan barunya yang masih gratis. (Nantinya harus bayar). Untuk itu saya siapkan sehingga mudah dibaca disini (Ngak mudah juga loh, karena bahasa Inggris), sekaligus kita chat mengupas disini.

Ayo siapa saja, tinggal isi komen koq apa susahnya. Dan komen itu juga bisa di komen lagi koq sehingga panjang dan menarik. Ilmu gamification kita akan jelas bertambah dengan sparing seperti ini.

Dari komen dibawah ini ada sesuatu yang sangat menarik dari Ray, yang saya tergugah untuk menambahkannya di cermi ini, silahkan di simak video menarik ini:

Dan ini adalah roh yang paling dasar dari iLearning. Yaitu make learning fun. Yaitu make us in life choose learning over other activities.

Ayo kita mulai yah.

Views All Time
Views All Time
113
Views Today
Views Today
1

22 Comments

  1. Dari hal 3 sd hal 6, menjelaskan bagaimana dia itu game addict (sama seperti UR), lalu bagaimana memberdayakan concept game kedalam kehidupan nyata (kalo UR bilang concept game kedalam education), nah timbullah rumusan masalahnya (koq kaya skripsi sih) yaitu: 1. How to make games more meaningful? 2. How to make life more fun?
    Kalau sudah ada rumusan masalah, seterusnya adalah pemecahan masalah dong.
    Ada komentar. Silahkan reply yah komen ini.

    • Saya juga game addict, pak. Game-game seperti Mario Bros, Harvest Moon, Final Fantasy, dsb. Tema yang saya gunakan di slide presentasi pun menggunakan tema-tema game tsb. (http://rayindra.ilearning.me/2015/02/23/gamification-for-education-on-ilearning-media/). Saya ada video yang unik nih pak yang bisa menjawab kedua pertanyaan itu, dimana konsep Gamification ini bisa mempengaruhi manusia, videonya bisa di lihat di https://www.youtube.com/watch?v=2lXh2n0aPyw

    • 1. Epic from game 🙂 something wonderul kata”. Yang sering keluar dalam tournament game di dunia. EPIC love yah
      2. Membuat game lebih fun lagi membuat game education yang memebutuhkan challange dan startegy yang melibatkan kelompok untuk menuju kemenangan dan menciptkan kekompakan. Bintang senang bermaingame yang suka dengan adanya srategy seperti payday, dota, dan final fantasy yang membutuhkan players tapi bintang belum menemukan di education game coba ada pasti lebih menarik dan seru bukan individual.

      Kalau masalah buku tunggu ada sub titlenya 🙂

      Good luck have fun GLHF salam gamers

    • Sebenernya saya tidak begitu suka game. Hanya ketika pertama kali melihat game yang seru, saya jadi ketagihan. Apapun itu. Bagi saya, game hanya sebuah selingan. Tapi bisa juga untuk me-refresh otak. Saya lebih menyukai game yang ringan seperti stimulasi. Alangkah lebih baik jika konsep gamification ini memiliki konsep stimulasi. Tentunya harus lebih bermanfaat dan membuat hidup kita lebih seru. Selain ringan, setidaknya ini akan membuat para pemain lebih santai dan menikmati permainan tersebut.

      Hehe. Maaf Pak kalau komentarnya kurang nyambung 🙂

    • Bagaimana membuat game lebih bermakna?dan buat hari” lebih ceria!
      Mungkin dengan membuat siswa terlibat saat mereka belajar dan mereka bersenang-senang saat melakukannya , karena menurut sari sih belajar yang disesuaikan dengan gaya belajar mereka itu buat siswa merasa nyaman. Tidak tegang pastinya. 😀

    • ketika seorang mahasiswa atau pelajar dihadapkan dengan sebuah keboringan atau kebosanan dalam kelas, sebagian besar dari mereka memilih untuk bermain games pada gadget yang mereka miliki, namun games tersebut apakah membuat mahasiswa tersebut menjadi produktif? jawaban pasti tidak, kenapa? karena mereka yang bermain game dalam kelas saat pelajaran berlangsung sangat mengganggu konsentrasi dari si mahasiswanya tersebut..

      dari pertanyaan kedua yaitu : How to make life your fun?
      kenapa tidak dibuatkan suatu konsep Menyulap kelas menjadi timezone..wiiih gak kebayang dong antusias para pengunjung timezone? tak inginkah kita membuat suasana kelas menjadi lebih bersahabt dengan jiwa gamers? jawabannya pasti sangat ingin, karena tujuannya gamification yang diterapkan dalam proses belajar mengajar ini dapat meningkatkan kesenangan dalam belajar yang nantinya akan membangkitkan motivasi, keaktifan/partisipasi mahasiswa atau penghuni timezone class..
      wuuuiiiihhh dalam kelas ada timezone (Kalau kata Pak UR sih Caileeehhh mana tahaaann)..hehee

    • menurut ely yang bukan gamer namun kadang senang juga main game, sebuah game akan terasa begitu berarti saat si pemain telah menemukan feel-nya dalam sebuah permainan tersebut sehingga membuat si pemain akan terasa jatuh cinta sekali,

      Sebuah game akan terasa menarik dan menyenangkan saat si pemain telah menemukan sisi menarik yang akan membuatnya semakin jatuh cinta pada game tersebut, seperti ely yang sangat menyukai game yang memiliki unsur teka-teki karena dengan begitu membuat ely selalu tertantang untuk menemukan jawabannya dan akan terus penasaran sampai game tersebut terjawab, 🙂

  2. Why gamification (page 7) ada 5 inti yaitu
    • Clearly defined goals
    • Better scorekeeping and scorecards
    • More frequent feedback
    • A higher degree of personal choice of methods
    • Consistent coaching
    Gamification adalah human focused design, dan yang piawai dibidang ini adalah game maker.
    Bagaimana kita ini sampai begitu ketagihan maen game (page 10), bayangkan kalau melalui konsep gamification di kampus kita ini, semua jadi ketagihan belajar. Pasti upaya mencerdaskan bangsa bisa menjadi super sukses.
    Begitu banyak contoh yang disampaikan, disiapkan 90 contoh gamification sukses ada di http://www.yukaichou.com/gamification-examples/gamification-stats-figures/#.cptsource=twitter.cptid=anon1be9a9acc89fe536ca4590df0eca23

    • Bagaimana kita ini sampai begitu ketagihan maen game ?
      Mendapatkan hadiah/ gold setelah winning mission apalagi game yang perlu memecahkan masalah dan perlu kekompakan.

    • Dengan tampilan yang menarik, mudah digunakan, dan menyenangkan pastinya. Semua itu akan membuat kita menjadi ketagihan mau dan mau lagi. Bahkan untuk pribadi saya sendiri, saya lebih menyukai tampilan game yang menarik dengan desain yang cantik. Mungkin karena saya perempuan kali ya, jadi lebih suka yang desainnya cantik dan enak dilihat. Jadi engga bosen dan jadi ketagihan deh 😀

    • kalau menurut saya ini adalah cara belajar yang sangat menarik dimana kita saling berlomba dalam belajar dari bentuk game. mengapa? karena dengan begitu kita juga bisa termotivasi buat belajar lebih giat lagi. jangan kita gambarkan disini hanya bermain game saja akan tetapi sambil berlomba2 untuk belajar. kita bermain game untuk apa? pastinya untuk mendapatkan nilai yang tiinggi bukan mendapatkan point yang tinggi bukan? sama halnya dalam belajar kita belajar untuk mendapatkan ilmu setinggi mungkin sama halnya seperti game maka dari itu gemification ini sangat membantu sekali untuk mengukur kita sekaligus menilai kita bahwa gemificatiion ini memang untuk penunjang kebutuhan untuk belajar. 😀

    • Kenapa kita bisa begitu ketagihan dalam bermain game?
      Kalo menurut sari sih, karena disana ada tantangan yang mesti kita pecahkan dan missi yang harus kita jalankan. Membuat kita penasaran akan ending game tersebut, 😀

    • Well, I am also a gamer. I usually playing racing games such as need for speed cause it giving me some passions to beat all racers and be number one so I can get a reward.

      “When a small group of people casually decide to compete against each other in hunting and gathering, or simply start keeping score of their activities and comparing it to their past records they are adopting principles that are prevalent in modern games to make tasks more engaging.” – page 6
      I do agree with this. Me and friends sometimes sharing about good games and play it together and then sharing our score to decide who’s the best in that game. For me it makes more interesting cause there’s a challenge, to beat all scores of your friends in that game no matter how (but no cheating), so they can be jealous on you and bring pride to yourself 😀

      Why games is so addictive? I have some reasons.
      First it’s because games are interesting or it has ‘time-killer’ effect. All gamers may playing for couple hours or days as long as the game was interesting. But some gamers too would never play a boring game anymore. Boring means there’s no big progress at the game or no progress at all from beginning until you reach some levels like lv. 10.
      Second, there are interesting challenges in games. As example, you have to reach some points/golds/achievements so you can leveling up by beating all racers and get away from polices just like in racing games.
      Third, a or some rewards that can be collected whenever your level is up, or an eligible reward after doing something such as get an enemy’s car because you have beat him/her in a race.

      I really support the gamification concept in our campus, but for me the keywords are interesting, challenge, and rewards 🙂

    • Menurut saya cara belajar yang seperti ini cukup membantu kita serta memotivasi kita untuk semangat dalam belajar, seperti diketahui jika kita sudah jenuh belajar sasaran lainnya pun malah bermain game untuk menghilangkan kejenuhan proses belajar dalam kelas. Jika sistem belajar ini bisa diterapkan di dalam kelas mungkin akan lebih memotivasi mahasiswa untuk belajar sehingga dari masing-masing mahasiswa tidak sibuk dengan kegiatan masing2 ketika berada di dalam kelas

    • bagaimana membuat education menjadi labih menarik dengan game bukan hal yang sulit jika dilihat dari begitu tertariknya anak jaman sekarang ini begitu addict dengan game. Hanya saja perlu disediakan sebuah sistem gamification yang mampu menarik minat untuk mencoba dan mempelajarinya sehingga mampu memadukan antara pendidikan dan game, 😀

  3. ketika seseorang dihadapkan dengan sebuah game yang membuming dan menarik untuk diketahui endingnya, maka orang tersebut akan kecanduan untuk terus menerus melihat perkembangan dari game yang dimainkan. alhasil mereka terus meningkatan level game mereka dari teman2 yang bermain game yang sama, sama halnya dengan gamification yang diterapkan dalam pembelajaran, betapa tidak luar biasanya sebuah proses belajar mengajar dibarengi dengan permainan tapi dengan catatan tampilan yang menarik dan game yang membuat motivasi mahasiswa timbul yang akhirnya menimbulkan ketagihan tiada henti,

    bermain game dalam Proses Belajar Mengajar itu menyenangkan ditambah dapat nilai pula.. luar biasa.

  4. Games sesuatu yang sangat di sukai oleh banyak kalangan mulai dari anak kecil hingga orang dewasa bahkan games dapat di sukai oleh kalangan lansia (lanjut usia) kenapa bisa begitu? karena games dapat membuat pemainan nya menjadi happy dan merasa tertantang ,akan lebih baik jika games sangat dimanfaat kan untuk menunjang education agar mahasiswa dan pelajar tidak merasa jenuh maupun bete saat sedang melakukan belajar.

    dengan ada nya games dalam belajar dapat memacu seseorang untuk lebih giat paling tidak untuk membuat seseorang lebih menarik lagi dalam belajar, dan biasa nya belajar lewat visual (gambar yang menarik) akan lebih menarik dibandingkan hanya mendengarkan saja .

  5. Menurut ayu, Bagaimana kita ini sampai begitu ketagihan maen game? Karna, game itu punya ketertarikan tersendiri untuk dimainkan.. ketika kita sudah tertarik, mengerti cara bermainnya, memiliki banyak teman, maka disitu lah mulai timbul rasa ketagihan dalam bermain game. apalagi ketika melihat ada poin poin didalamnya, pasti ada rasa bersaing yang tinggi dalam memperoleh poin tertinggi..

    begitu pun dengan belajar, ayu rasa kalau menerapkan games dalam belajar pasti akan sangat menyenangkan. lebih have fun dan berbeda pastinya.

  6. Kalau kata saya game itu sangat di asik dan dibutuhkan dalam setiap manusia, karena dengan adanya kesibukan yang melanda atau kegiatan yang sangat menguras pikiran setiap orang, Game itu hadir membawa dimensi yang berbeda yang bisa membuat orang melupakan sejenak penatnya kegiatan kita sehari-hari.

    Naaah dengan adanya game dalam belajar bisa membuat dan memotivasi seseorang untuk jauh lebih semangat lagi, ibarat sedang mengerjakan turnamen di dalam game, tetapi dalam belajar kita sedang mengerjakan tugas. Dan akan ada hasilnya yaitu sebuah kemenangan dalam sebuah Game sama halnya dengan Belajar, akan ada banyak ilmu yang di dapat 🙂

  7. Menurut simi, kebanyakan orang yang melakukan pekerjaan atau tugas yang monoton akan lebih cepat merasa bosan dan capek sehingga harus ada sesuatu hal yang memberikan motivasi lebih seperti game karena hampir kebanyakan orang bisa bertahan lama memainkan games bahkan bisa seharian penuh tanpa bosan. Jadi jika game tersebut bisa diterapkan dalam sebuah tugas atau pekerjaan akan terasa lebih menyenangkan. Simi pun merasakan hal yang seperti itu hihi

  8. Very Interesting discussion!
    Gamification boleh jadi ini sebuah “paradigma” baru yang akan membuat sebuah tonggak baru dan sangat baru atau istilah ekstrimnya adalah “revolusi pendidikan atau pengajaran”. Kenapa disebut revolusi karena dalam paradigma lama pembelajaean harus diberikan dalam suasana yang sangat serius dan cenderung sakral (Aristoteles) menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan dan “terkesan” santai. Tetapi apa yang penting dalam pendidikan yang terpenting adalah Proses untuk mengarahkan hasil/output.
    Tetapi perlu diingat bahwa akar utama ilmu itu ada tiga yaitu Epistimologi (How), Ontology (What), dan Aksiology (Kegunaan/manfaat). Saya rasa untuk masalah Aksiologi, Gamification pasti masuk dan sangat cocok tidak hanya sebagai cara tetapi sebagai wujud saja sudah termasuk askionlogi, ontologi juga oke – pasatinya masih bisa karena Gamification ini bisa dibuat pada wujud2 tertentu sesuai tujuan atau keinginan pembuatnya serta kenyamanan pengguna dalam hal ini peserta didik. Nah pada tatanan Epistimologi “kelihatannya” sulit gamification ini untuk diperankan. Tetapi jangan pesimis dulu kan semuanya buuh proses artinya walaupun epistimologi itu sarat dengan permasalhan logika verbal maupun penalaran tetap saja dibutuhkan proses yang nantinya masih bisa juga disajikan melalui gamification. Tetapi mungkin desain gamificationnya harus yang sedemikian komprehensifnya baik yang Sistematis dan Sistemik maupun Nature dan Norture.
    Berikut ada sumber teori yang mungkin bisa sedikit memberikan gambaran mengenai “pengenalan akan gamification”.
    Mungkin bisa dibaca!

    Gamification – How games can level up our everyday life?
    http://www.cs.vu.nl/~eliens/ct/local/material/gamification.pdf

    An Introduction to the Use of Game Dynamics
    to Influence Behavior
    http://www.bunchball.com/sites/default/files/downloads/gamification101.pdf

    Introduction to Gamification
    https://www.apm.org.uk/sites/default/files/gamification%20-%20epdf.pdf

Leave a comment